PDA

View Full Version : 22,6% Remaja Indonesia Penganut Seks Bebas


cewmatre
04-06-2007, 09:04 AM
22,6% Remaja Indonesia Penganut Seks Bebas
Ari Saputra - detikcom

Jakarta - Dunia seks bagi kalangan remaja masih misterius dan ditutup-tutupi. Yang tidak mengerti, akan salah melangkah dan terjerumus dalam seks bebas.

Data kehamilan remaja di Indonesia menunjukkan hamil di luar nikah karena diperkosa sebanyak 3,2 %; karena sama-sama mau sebanyak 12,9 % dan tidak terduga sebanyak 45 %. Seks bebas sendiri mencapai 22,6 %.

Demikian dibeberkan oleh pengamat kesehatan reproduksi remaja Dr Boy Abidin SpOG usai menjadi salah satu pembicara sex education di SMA 68, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, Kamis (31/5/2007).

"Hal itu karena minimnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi sehingga mencari tahu sendiri jawabannya," kata Boy Abidin tanpa menjelaskan berapa jumlah responden dan waktu riset tersebut.

Ia menambahkan, akibat ketidaktahuan mengenai seks banyak remaja terjebak pada penyakit seks bebas seperti sifilis, gonorhoe dan HIV/AIDS.

"Ini yang kita hindari. Dengan pendidian seks yang cukup, diharapkan siswa/siswi bisa mengerti bahaya seks bebas," kata Boy.

Riset di Jakarta

Di Jakarta saja, hasil survei Boy dkk terbaru masih menyatakan, siswi SMU tahu informasi seks dari teman (69%), dari orangtua (14 %) dari sekolah (13%) dan dari pacar (4%). Riset itu dilakukan dengan melibatkan 1.400 siswi pada 1-30 Mei 2007.

Temuan lainnya dalam riset ini adalah tentang pemahaman siswi Jakarta mengenai keperawanan. Siswi SMU Jakarta menyatakan bahwa keperawanan masih penting.

Sehingga dengan hilangnya keperawanan, berarti pula kehilangan masa depan (63%).
Kemudian, akibat hilangnya keperawanan, menjadikan "hidup enggan mati tak mau" sebanyak 23 %. Hanya 6 persen saja yang menilai keperawanan hanya simbol semata.

Berikut hasil lengkap survei itu:

Survei "Perilaku Seks" Siswi DKI Jakarta yang diselenggarakan oleh produsen pembalut perempuan Laurier. Jumlah responden 1400 siswi se-DKI Jakarta dengan sistem acak. Survei dilakukan sejak 1 Mei 2007 hingga 30 Mei 2007.

1. Sumber informasi seks
Teman (69%), Orangtua (14%) Sekolah (13%), pacar (4%)

2. Makna kehilangan keperawanan
Tidak terpengaruh, hanya simbol saja (6 %), Hidup enggan mati tak mau (23%) Kehilangan masa depan (63%) Sudah mengikuti tren (6 %), lain-lain (8%)

3. Makna seks
Berpelukan (1 %), berciuman dan bercumbu (1 %), melakukan hubungan intim (95%)

4. Yang dilakukan saat pacaran
Hang out/makan/nonton (79%), Bercumbu, petting, seks oral (1 %), hubungan badan, ciuman (13%), lain-lain (7%).

5. Definisi tidak perawan
Sudah melakukan hubungn seks (85%), sudah menikah (1%), masturbasi (1%), tidak berdarah saat malam pertama (9%), sudah punya anak (4%).

6. Makna selaput dara
Tanda fisik keperawanan (27%), selaput di tengah vagina (53%), tidak tahu (20%) (Ari/nrl)

jeemack
04-06-2007, 12:12 PM
Masa sih cuma 22,6%....?? Kalo menurut gw sih lebih deh mungkin sampe 40%-an...

goeci
10-01-2008, 06:34 PM
kalo sekarang malah susah lo cari yang virgin. :D

sex0zseeker
10-01-2008, 09:10 PM
wah dikit amat???
kirain udah hampir 60%....:D
salut nih kalo cuma 22,6% semoga aja terus turun....=D>

the_verve
11-01-2008, 11:47 AM
kalo cuman 22% sih sedikit.. tapi emang menurut budaya timur seks bebas masih dianggap tabu.. kalo menurut gw seh mau timur mau barat yang penting individunya azah.. mau seks bebas menurut gw oke2 aja asal semua itu didasari cinta dan ngga cuman mempermainkan si perempuan.. piss bro

kenlocky
11-01-2008, 12:36 PM
Wedew....meskipun kecil...angka itu cukup besar lho.....bayangkan aja 22,6% itu hanya dari kalangan siswi aja......dari 1.400 siswi yang di survey,hmmm brarti sekitar 43 siswi yang menganut seks bebas, itu yang ngaku...lah yang gak ngaku. Klo misalnya survey itu lebih dijabarkan lagi, kemungkinan ada angka yang sangat mengejutkan.
Bayangkan jika survey itu dilakukan masal, misalnya aja sukarelanya terdiri dari siswi, mahasiswi dan wanita bekerja/telah lulus kuliah. Itu akan menghasilkan angka yang sangat mengejutkan....klo gak percaya, bikin poling yuk!

Ilmu tentang seks sebenarnya sudah merupakan hal yang tabu untuk dibicarakan, hanya saja kita sendiri masih malu-malu untuk membahasnya. Bagi brother n sister di DS forum ini, kenapa kita gak bikin acara seminar tentang seks itu sendiri, toh disini banyak praktisikan...hehehe....:)

Selamatkan negara ini dari kehancuran, ada pepatah, baik tidak nya suatu negara ditentukan oleh baik tidaknya perilaku wanita di negara tersebut.

Yadi Perdana
11-01-2008, 05:25 PM
http://www.duniasex.com/forum/images/icons/icon6.gif 22,6% Remaja Indonesia Penganut Seks Bebas
22,6% Remaja Indonesia Penganut Seks Bebas
Ari Saputra - detikcom

Jakarta - Dunia seks bagi kalangan remaja masih misterius dan ditutup-tutupi. Yang tidak mengerti, akan salah melangkah dan terjerumus dalam seks bebas.

Data kehamilan remaja di Indonesia menunjukkan hamil di luar nikah karena diperkosa sebanyak 3,2 %; karena sama-sama mau sebanyak 12,9 % dan tidak terduga sebanyak 45 %. Seks bebas sendiri mencapai 22,6 %.

Demikian dibeberkan oleh pengamat kesehatan reproduksi remaja Dr Boy Abidin SpOG usai menjadi salah satu pembicara sex education di SMA 68, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, Kamis (31/5/2007).

"Hal itu karena minimnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi sehingga mencari tahu sendiri jawabannya," kata Boy Abidin tanpa menjelaskan berapa jumlah responden dan waktu riset tersebut.

Ia menambahkan, akibat ketidaktahuan mengenai seks banyak remaja terjebak pada penyakit seks bebas seperti sifilis, gonorhoe dan HIV/AIDS.

"Ini yang kita hindari. Dengan pendidian seks yang cukup, diharapkan siswa/siswi bisa mengerti bahaya seks bebas," kata Boy.

Riset di Jakarta

Di Jakarta saja, hasil survei Boy dkk terbaru masih menyatakan, siswi SMU tahu informasi seks dari teman (69%), dari orangtua (14 %) dari sekolah (13%) dan dari pacar (4%). Riset itu dilakukan dengan melibatkan 1.400 siswi pada 1-30 Mei 2007.

Temuan lainnya dalam riset ini adalah tentang pemahaman siswi Jakarta mengenai keperawanan. Siswi SMU Jakarta menyatakan bahwa keperawanan masih penting.

Sehingga dengan hilangnya keperawanan, berarti pula kehilangan masa depan (63%).
Kemudian, akibat hilangnya keperawanan, menjadikan "hidup enggan mati tak mau" sebanyak 23 %. Hanya 6 persen saja yang menilai keperawanan hanya simbol semata.

Berikut hasil lengkap survei itu:

Survei "Perilaku Seks" Siswi DKI Jakarta yang diselenggarakan oleh produsen pembalut perempuan Laurier. Jumlah responden 1400 siswi se-DKI Jakarta dengan sistem acak. Survei dilakukan sejak 1 Mei 2007 hingga 30 Mei 2007.

1. Sumber informasi seks
Teman (69%), Orangtua (14%) Sekolah (13%), pacar (4%)

2. Makna kehilangan keperawanan
Tidak terpengaruh, hanya simbol saja (6 %), Hidup enggan mati tak mau (23%) Kehilangan masa depan (63%) Sudah mengikuti tren (6 %), lain-lain (8%)

3. Makna seks
Berpelukan (1 %), berciuman dan bercumbu (1 %), melakukan hubungan intim (95%)

4. Yang dilakukan saat pacaran
Hang out/makan/nonton (79%), Bercumbu, petting, seks oral (1 %), hubungan badan, ciuman (13%), lain-lain (7%).

5. Definisi tidak perawan
Sudah melakukan hubungn seks (85%), sudah menikah (1%), masturbasi (1%), tidak berdarah saat malam pertama (9%), sudah punya anak (4%).

6. Makna selaput dara
Tanda fisik keperawanan (27%), selaput di tengah vagina (53%), tidak tahu (20%)

buat broo ketahui :D ini berita apa info??:-/ maafkan Yadi bukan Maksud apa apa broo.............. Info/berita broo cukup bagus