PDA

View Full Version : pengalaman swinger nikmat


palembang_@
13-02-2008, 01:44 PM
Mungkin saya termasuk aneh atau punya kelainan. Bayangkan, sudah punya istri cantik masih merindukan wanita lain. Kurang ajarnya, wanita itu adalah kakak ipar sendiri. Kalau dibanding-bandingkan maka jelas istri saya memiliki beberapa kelebihan. Selain lebih muda, di mata saya lebih cantik dan manis. Postur tubuhnya lebih ramping dan berisi. Sedangkan kakak ipar saya yang sudah punya dua anak itu badannya sedikit gemuk, tetapi kulitnya lebih mulus. Entah apanya yang sering membuat saya membayangkan berhubungan intim dengan dia. Perasaan itu sudah muncul ketika saya masih berpacaran dengan adiknya. Semula saya mengira setelah menikah dan punya anak perasaan itu akan hilang sendiri. Ternyata lima tahun kemudian setelah punya anak berusia empat tahun, perasaan khusus terhadap kakak ipar saya tidak menghilang. Bahkan terasa tambah mendalam. Ketika menggauli istri saya seringkali tanpa sadar membayangkan yang saya sebadani adalah kakak ipar, dan biasanya saya akan mencapai puncak kenikmatan paling tinggi. Ketika bertemu saya sering secara sembunyi-sembunyi menikmati lekuk-lekuk tubuhnya. Mulai dari pinggulnya yang bulat besar hingga buah dadanya yang proporsional dengan bentuk tubuhnya. Sesekali saya sukses mencuri lihat paha atau belahan buah dadanya yang putih mulus. Jika sudah demikian maka jantung akan berdetak sangat kencang. Nafsu saya menjadi begitu bergelora.
Pernah suatu ketika saya mengintip saat dia mandi di rumah saya lewat lubang kunci pintu kamar mandi. Namun karena takut ketahuan istri dan orang lain, itu saya lakukan tanpa konsentrasi sehingga tidak puas. Keinginan untuk menikmati tubuh kakak ipar makin menguat. Namun saya masih menganggap itu hanya angan-angan karena rasanya mustahil dia mau suka rela berselingkuh dengan adik ipar sendiri. Namun entah kenapa di lubuk hati yang paling dalam saya punya keyakinan mimpi gila-gilaan itu akan kesampaian. Cuma saya belum tahu bagaimana cara mewujudkan. Kalau pun suatu waktu itu terjadi saya tidak ingin prosesnya terjadi melalui kekerasan atau paksaan. Saya ingin melakukan suka sama suka, penuh kerelaan dan kesadaran, serta saling menikmati. Mungkin setan telah menunjukkan jalannya ketika suatu hari istri saya bilang kakaknya ingin meminjam VCD porno. Kebetulan saya punya cukup banyak VCD yang saya koleksi sejak masih bujangan. Sebelum berhubungan intim saya dan istri biasa nonton VCD dulu untuk pemanasan meningkatkan gairah dan rangsangan. ''Kenapa kakakmu tiba-tiba pengin nonton VCD gituan ?'' tanya saya pada istri saya. ''Nggak tahu.'' ''Barangkali setelah sterilisasi nafsunya gede,'' komentar saya asal-asalan. Beberapa keping VCD pun saya pinjamkan. Ini salah satu jalan untuk mencapai mimpi saya. Tetapi harus sabar karena semua memerlukan proses dan waktu agak panjang. Setelah itu secara rutin kakak ipar saya meminjam VCD porno. Rata-rata seminggu sekali. ''Dia lihat sendiri atau sama suaminya ?'' tanya saya. ''Ya sama suaminya dong,'' jawab istri saya. ''Kamu cerita sama dia ya sebelum main kita nonton VCD biru ?'' ''Iya ...,'' jawab istri saya malu-malu. ''Wah rahasia kok diceritakan sama orang lain.'' ''Kan sama saudara sendiri nggak apa-apa.'' ''Eh ... kamu bilang sama dia, kapan-kapan kita nonton bareng yuk ...'' ''Maksudmu ?'' ''Ya dia dan suaminya nonton bareng sama kita.'' ''Huss ... malu ah ...'' ''Kenapa malu ? Toh kita sama-sama suami istri dan seks itu kan hal wajar dan normal ...'' Sampai di situ saya sengaja tidak memperpanjang pembicaraan.
Saya hanya bisa menunggu sambil berharap mudah-mudahan saran itu benar-benar disampaikan kepada kakaknya. Sebulan setelah itu kakak ipar dan suaminya berkunjung ke rumah kami dan menginap. Istri saya mengatakan mereka memenuhi saran saya untuk nonton VCD porno bersama-sama. Diam-diam saya bersorak dalam hati. Satu langkah maju telah terjadi. Namun saya mengingatkan diri sendiri, harus tetap sabar dan berhati-hati. Kalau tidak maka rencana bisa buyar. Malam itu setelah anak-anak tidur kami nonton VCD porno bersama-sama. Saya lihat pada adegan-adegan yang hot kakak ipar tampak terpesona. Tanpa sadar dia mendekati suaminya. Beberapa VCD telah diputar. Tampak nafsu mereka sudah tak terkendali. Saling mengelus dan meremas. Istri saya juga demikian. Sejak tadi tangannya sudah menelusup di balik sarung saya memegangi senjata kebanggaan saya. ''Mbak silakan pakai kamar belakang,'' kata saya kepada kakak ipar setelah melihat mereka kelihatan tak bisa menahan diri lagi. Tanpa berkata sepatah pun kakak ipar menarik tangan suaminya masuk kamar yang saya tunjukkan. ''Sekarang kita gimana ?'' tanya saya menggoda istri saya. ''Ya main dong ...'' Kami berdua segera masuk kamar satunya lagi. Anak-anak kami kebetulan tidur di lantai dua sehingga suara-suara birahi kami tak akan mengganggu tidur mereka. Ketika saya berpacu dengan istri saya, di kamar belakang kakak ipar dan suaminya juga melakukan hal serupa. Jeritan dan erangan kenikmatan wanita yang diam-diam saya rindukan itu kedengaran sampai telinga saya. Saya pun jadi makin terangsang. Malam itu istri saya kembali saya bayangkan sebagai kakak ipar. Saya bikin dia orgasme berkali-kali dalam permainan seks yang panjang dan melelahkan tetapi sangat menyenangkan. Selanjutnya kegiatan bersama itu kami lakukan rutin, minimal seminggu sekali. Sesekali di rumah kakak ipar sebagai variasi. Dua keluarga tampak rukun, meski diam-diam saya menyimpan suatu keinginan lain.
Saat anak-anak liburan sekolah saya mengusulkan wisata bersama ke daerah pegunungan. Istri saya, kakak ipar dan suaminya setuju. Tak lupa saya membawa beberapa VCD porno baru pinjaman teman serta playernya. Setelah seharian bermain kesana-kemari anak-anak kelelahan sehingga mereka cepat tertidur. Apalagi udaranya dingin. Sedangkan kami orang tua menghabiskan malam untuk mengobrol tentang banyak hal. ''Eh ... dingin-dingin begini enaknya nonton lagi yuk,'' kata saya. ''Nonton apa ?'' tanya suami kakak ipar. ''Biasa. VCD gituan. Kebetulan saya punya beberapa VCD baru.'' Mereka setuju. Kemudian kami berkumpul di kamar saya, sedangkan anak-anak ditidurkan di kamar kakak ipar yang bersebelahan. Jadilah di tengah udara dingin kami memanaskan diri dengan melihat adegan-adegan persetubuhan yang panas beserta segala variasinya. Sampai pada keping ketiga tampak kakak ipar sudah tak tahan lagi. Dia merapat ke suaminya, berciuman. Istri saya terpengaruh. Wanita itu mulai meraba-raba selangkangan saya. Senjata kebanggaan saya sudah mengeras. ''Ayo kita pindah ....'' bisik istri saya. ''Husss .. pindah kemana. Di sebelah ada anak-anak. Di sini saja.'' Akhirnya kami bergulat di sofa. Tak risih meski di tempat tidur tidak jauh dari kami kakak ipar dan suaminya juga melakukan hal serupa. Bahkan mereka tampak sangat bergairah. Pakaian kakak ipar sudah tak karuan lagi. Saya bisa melirik paha dan perutnya putih mulus. Mereka berpagutan dengan ganas sehingga sprei tempat tidur juga awut-awutan. Istri saya duduk mengangkangkan paha. Saya tahu, ia minta dioral.
Mulut dan lidah saya pun mulai mempermainkan perangkat kelaminnya tanpa melepas celana dalam. ''Ohhhh ... terus .. enakkkkkk, Mas ....'' lenguh istri saya merasa sangat nikmat. Sementara itu ekor mata saya melirik aksi kakak ipar dan suaminya yang berkebalikan dengan saya dan istri. Kakak ipar tampak amat bergairah mengaraoke penis suaminya. Saya pun melanjutkan menggarap vagina dan wilayah sekitarnya milik istri saya. Lidah saya makin dalam mempermainkan lubang, mengisap-isap, dan sesekali menggigit klitoris. ''Ooh ... ahhhhh .... ahhhh ........'' istri saya mengerang keras tanpa merasa malu meski di dekatnya ada kakak kandungnya yang juga sedang bergulat dengan suaminya. Satu demi satu saya lepas pakaiannya yang menghalangi. Pertama celana dalamnya, lalu rok bawahnya. Lenguhan istri saya bersahut-sahutan dengan erangan suami kakak ipar. Beberapa saat kemudian posisi berubah. Istri saya gantian mengulum penis saya, sedangkan suami kakak ipar mulai menggarap kelamin istrinya. Erangan saya pun berlomba dengan erangan kakak ipar. Setengah jam kemudian saya mulai menusuk istri saya. Tak lama disusul suami kakak ipar yang melakukan hal serupa terhadap istrinya. Lenguhan dua perempuan kakak beradik yang dilanda kenikmatan terdengar bergantian. ''Mas, batangmu enakkk sekali ....''' bisik istri saya. ''Lubangmu juga enak,'' jawabku. Sembari menaikturunkan pinggul tanganku meremas-remas payudara istri saya yang meski tidak terlalu besar tetapi padat dan tampak merangsang. Setelah beberapa saat bertahan dalam posisi konvensional, lalu saya memutar tubuh istri saya dan menyetubuhi dari belakang. Saya melirik ke tempat tidur. Posisi kakak ipar berada di atas suaminya. Teriakan dan gerakan naik turunnya sangat merangsang saya untuk merasakan betapa enaknya menyetubuhi kakak ipar. Namun saya harus menunggu saat yang tepat.
Kira-kira ketika istri saya, kakak ipar dan suaminya sudah berada di dekat puncak kenikmatannya, sehingga kesadarannya agak berkurang. Sambil menggenjot istri saya dari belakang saya terus melirik mereka berdua. Entah sudah berapa kali istri saya mencapai puncaknya, saya sudah tak begitu memperhatikan lagi. ''Ayo kita ke tempat tidur,'' bisik saya pada istri saya. ''Kan dipakai .... '' Saya segera menggendong tubuhnya, lalu menelentangkan di tempat tidur di samping kakaknya yang sedang digarap suaminya. Mula-mula keduanya agak kaget atas kehadiran kami. Tetapi kemudian kami mulai asyik dengan pasangan masing-masing. Tak perduli dan tak malu. Malah suara-suara erotis di sebelah kami makin meningkatkan gairah seksual. Di tengah-tengah nafsu yang menggelora saya menggamit suami kakak ipar saya. Dia menoleh sambil menyeringai menahan nikmat. ''Ssst ... kita tukar ....'' ''Hhhh .... '' dia terbengong tak paham. Lalu saya mengambil keputusan. Penis saya cabut dari vagina istri saya, kemudian bergeser mendekati kakak ipar saya yang masih merem-melek menikmati tusukan suaminya. ''Mas sama istri saya, saya gantian dengan Mbak ...,'' kata saya. Tanpa memedulikan kebengongannya saya langsung memeluk tibuh mulus kakak ipar yang sudah sekian lama saya rindukan. Saya ciumi lehernya, pipinya, bibirnya, dan saya kulum puting susunya yang mengeras. Mula-mula kakak ipar saya kaget dan hendak memberontak. Tapi mulutnya segera saya tutup dengan bibir saya. Kemudian penis saya masukkan pelan-pelan ke vaginanya yang telah basah kuyup.
Setelah itu saya melakukan gerakan memompa naik-turun sambil sesekali memutar. Ternyata vaginanya masih sangat enak. Untuk menambah gairah kedua payudaranya saya remas dan sesekali saya gigit putingnya. ''Ohhh .... ahhhh ..... hhhhh ... shhhh ....,'' suaranya mulai tak karuan menahan gempuran hebat saya. Di samping saya, suami kakak ipar saya tampaknya juga tak mau kehilangan waktu percuma. Dia pun menyetubuhi istri saya dengan penuh semangat. Tak ada keraguan lagi. Yang ada hanya bagaimana menuntaskan nafsu yang sudah memuncak di ubun-ubun. Saya merasakan kenikmatan yang luar biasa. Impian menggauli kakak ipar kesampaian sudah. Hampir satu jam kami bertempur dengan berbagai gaya. Mulai konvensional, miring, hingga menungging. Suami kakak ipar saya lebih dulu menyelesaikan permainannya. Beberapa menit kemudian saya menyusul dengan menyemprotkan begitu banyak sperma ke dalam vagina kakak ipar saya. Rasanya belum pernah saya mengeluarkan begitu banyak sperma sebagaimana malam itu. Kakak ipar pun tampak melenguh puas. Vaginanya menjempit penis saya cukup lama. Setelah peristiwa malam itu, kami menjadi terbiasa mengadakan hubungan seks bersama-sama dan bisa ditebak akhirnya kami bergantian pasangan secara sukarela. Tak ada paksaan sama sekali.

dexav4
13-02-2008, 02:07 PM
:)wuiiiih nice .......boleh tuh ikutan

kandangsapi
13-02-2008, 02:16 PM
huebaat...klo saya lagi kesemsem ama adik ipar.....dia sih masih single...masih dalam proses

ichonsh
13-02-2008, 02:19 PM
mmmmhhh beneran nih, kalo ya, mantap bro

oetama
13-02-2008, 02:20 PM
Woooow...dahsyat banget ceritanya....ini baru kelurga yang kompak, ga perlu jauh2 and susah2 cari swinger, mantap deh bro mudah2an selalu bergairah dan makin hot.

tololiu
13-02-2008, 03:42 PM
weleh.. ini namanya turun naik ranjang donk..>:)

ekonomi
13-02-2008, 04:50 PM
kisah nyata gak? kalo iya hebat banget tuh :D

lelaki_9601
13-02-2008, 05:47 PM
Wah Mantapppp...bung Palembang Kapan2 Ke Jawa Ya...

pembaca
13-02-2008, 06:21 PM
Kalau ini ngaku cerita nyata, perlu dipertanyakan karena saya pernah baca cebisarita ini di tempat tetangga....

Revolt
14-02-2008, 02:27 AM
aduh ngak kuat bacanya nih?

indokom
14-02-2008, 03:51 AM
aduh ngak kuat bacanya nih?

iya nih bro jadi mupeng trus hehe =p~=p~=p~

kuyagaya
14-02-2008, 08:01 AM
uuughhhhh....bacanya aja dah bikin horny apalagi prakteknya...klo emang beneran ..dahsssyaat men!

lholagi
14-02-2008, 09:38 AM
gile, tapi kedengaran asik tuh.

rommel89
14-02-2008, 11:11 AM
Kalau ini ngaku cerita nyata, perlu dipertanyakan karena saya pernah baca cebisarita ini di tempat tetangga....

what ?? dr cerita seru maksudnya??

pembaca
14-02-2008, 11:57 AM
what ?? dr cerita seru maksudnya??
Kalau Nggak salah dari !7??? atau ny???k, judulnya kalau nggak salah "Dream Come True" atau "Mimpi Itu Jadi Nyata"

pit_santo
14-02-2008, 12:18 PM
Wah, wah, wah cerita swinger cukup mengairahkan, boleh juga pengalaman ini ditiru....

pak erte
14-02-2008, 04:33 PM
=D>=D> bagus lagi klo ada pictnya bro

meki_licker
14-02-2008, 05:11 PM
beneran ato ga, uda bikin horni ........

meki_licker
14-02-2008, 05:13 PM
nyata ato ga, uda bikin abang horni ..............

firnawan
14-02-2008, 05:17 PM
top bgt bro.....klu bisa terusin lagi...

mas_dhani81
28-02-2008, 04:27 AM
mantaappppp bro
jd pengen niihh

andre oktavi
28-02-2008, 09:43 PM
Pengalaman yang bagus untuk ditiru...
Selamat bro..Akhirnya berhasil juga yah

malay1971
28-02-2008, 11:47 PM
Hebat...hebat..salut
Pasti udah direncanakan jauh-jauh tuh..
Kalau main ke Pekanbaru, PM aku ya
AKu mengundang untuk swing dengan aku dan isteri

michaeladjie
28-02-2008, 11:50 PM
aduh... ngiler saya mah.. gabung boleh juga kyknya dech

otongqu
29-02-2008, 01:22 AM
aduuuuuuuhhhhhhhhhhhhh, sampaiiiiii ngeccrrrrooooottttttt gueee boossssss

omnislash
29-02-2008, 01:31 AM
ceritanya kok asik amat yah

cekot
14-03-2008, 01:49 AM
wahhh jadi gak kuat aq bro untuk segera swing
ada yg cocok gak ya

elangmes
17-03-2008, 04:43 PM
Beneran Nich Bro... Ceritanya Seru Juga Tuh Bikin Gw Kepingin Tapi Ipar Gw Cowok Semua

brandom
18-03-2008, 11:45 AM
muantab buaaaanget bro...boleh ikutan gak bro????

woodeneyes
18-03-2008, 12:38 PM
sampe pegel gw bacanya

Mungkin saya termasuk aneh atau punya kelainan. Bayangkan, sudah punya istri cantik masih merindukan wanita lain. Kurang ajarnya, wanita itu adalah kakak ipar sendiri. Kalau dibanding-bandingkan maka jelas istri saya memiliki beberapa kelebihan. Selain lebih muda, di mata saya lebih cantik dan manis. Postur tubuhnya lebih ramping dan berisi. Sedangkan kakak ipar saya yang sudah punya dua anak itu badannya sedikit gemuk, tetapi kulitnya lebih mulus. Entah apanya yang sering membuat saya membayangkan berhubungan intim dengan dia. Perasaan itu sudah muncul ketika saya masih berpacaran dengan adiknya. Semula saya mengira setelah menikah dan punya anak perasaan itu akan hilang sendiri. Ternyata lima tahun kemudian setelah punya anak berusia empat tahun, perasaan khusus terhadap kakak ipar saya tidak menghilang. Bahkan terasa tambah mendalam. Ketika menggauli istri saya seringkali tanpa sadar membayangkan yang saya sebadani adalah kakak ipar, dan biasanya saya akan mencapai puncak kenikmatan paling tinggi. Ketika bertemu saya sering secara sembunyi-sembunyi menikmati lekuk-lekuk tubuhnya. Mulai dari pinggulnya yang bulat besar hingga buah dadanya yang proporsional dengan bentuk tubuhnya. Sesekali saya sukses mencuri lihat paha atau belahan buah dadanya yang putih mulus. Jika sudah demikian maka jantung akan berdetak sangat kencang. Nafsu saya menjadi begitu bergelora.
Pernah suatu ketika saya mengintip saat dia mandi di rumah saya lewat lubang kunci pintu kamar mandi. Namun karena takut ketahuan istri dan orang lain, itu saya lakukan tanpa konsentrasi sehingga tidak puas. Keinginan untuk menikmati tubuh kakak ipar makin menguat. Namun saya masih menganggap itu hanya angan-angan karena rasanya mustahil dia mau suka rela berselingkuh dengan adik ipar sendiri. Namun entah kenapa di lubuk hati yang paling dalam saya punya keyakinan mimpi gila-gilaan itu akan kesampaian. Cuma saya belum tahu bagaimana cara mewujudkan. Kalau pun suatu waktu itu terjadi saya tidak ingin prosesnya terjadi melalui kekerasan atau paksaan. Saya ingin melakukan suka sama suka, penuh kerelaan dan kesadaran, serta saling menikmati. Mungkin setan telah menunjukkan jalannya ketika suatu hari istri saya bilang kakaknya ingin meminjam VCD porno. Kebetulan saya punya cukup banyak VCD yang saya koleksi sejak masih bujangan. Sebelum berhubungan intim saya dan istri biasa nonton VCD dulu untuk pemanasan meningkatkan gairah dan rangsangan. ''Kenapa kakakmu tiba-tiba pengin nonton VCD gituan ?'' tanya saya pada istri saya. ''Nggak tahu.'' ''Barangkali setelah sterilisasi nafsunya gede,'' komentar saya asal-asalan. Beberapa keping VCD pun saya pinjamkan. Ini salah satu jalan untuk mencapai mimpi saya. Tetapi harus sabar karena semua memerlukan proses dan waktu agak panjang. Setelah itu secara rutin kakak ipar saya meminjam VCD porno. Rata-rata seminggu sekali. ''Dia lihat sendiri atau sama suaminya ?'' tanya saya. ''Ya sama suaminya dong,'' jawab istri saya. ''Kamu cerita sama dia ya sebelum main kita nonton VCD biru ?'' ''Iya ...,'' jawab istri saya malu-malu. ''Wah rahasia kok diceritakan sama orang lain.'' ''Kan sama saudara sendiri nggak apa-apa.'' ''Eh ... kamu bilang sama dia, kapan-kapan kita nonton bareng yuk ...'' ''Maksudmu ?'' ''Ya dia dan suaminya nonton bareng sama kita.'' ''Huss ... malu ah ...'' ''Kenapa malu ? Toh kita sama-sama suami istri dan seks itu kan hal wajar dan normal ...'' Sampai di situ saya sengaja tidak memperpanjang pembicaraan.
Saya hanya bisa menunggu sambil berharap mudah-mudahan saran itu benar-benar disampaikan kepada kakaknya. Sebulan setelah itu kakak ipar dan suaminya berkunjung ke rumah kami dan menginap. Istri saya mengatakan mereka memenuhi saran saya untuk nonton VCD porno bersama-sama. Diam-diam saya bersorak dalam hati. Satu langkah maju telah terjadi. Namun saya mengingatkan diri sendiri, harus tetap sabar dan berhati-hati. Kalau tidak maka rencana bisa buyar. Malam itu setelah anak-anak tidur kami nonton VCD porno bersama-sama. Saya lihat pada adegan-adegan yang hot kakak ipar tampak terpesona. Tanpa sadar dia mendekati suaminya. Beberapa VCD telah diputar. Tampak nafsu mereka sudah tak terkendali. Saling mengelus dan meremas. Istri saya juga demikian. Sejak tadi tangannya sudah menelusup di balik sarung saya memegangi senjata kebanggaan saya. ''Mbak silakan pakai kamar belakang,'' kata saya kepada kakak ipar setelah melihat mereka kelihatan tak bisa menahan diri lagi. Tanpa berkata sepatah pun kakak ipar menarik tangan suaminya masuk kamar yang saya tunjukkan. ''Sekarang kita gimana ?'' tanya saya menggoda istri saya. ''Ya main dong ...'' Kami berdua segera masuk kamar satunya lagi. Anak-anak kami kebetulan tidur di lantai dua sehingga suara-suara birahi kami tak akan mengganggu tidur mereka. Ketika saya berpacu dengan istri saya, di kamar belakang kakak ipar dan suaminya juga melakukan hal serupa. Jeritan dan erangan kenikmatan wanita yang diam-diam saya rindukan itu kedengaran sampai telinga saya. Saya pun jadi makin terangsang. Malam itu istri saya kembali saya bayangkan sebagai kakak ipar. Saya bikin dia orgasme berkali-kali dalam permainan seks yang panjang dan melelahkan tetapi sangat menyenangkan. Selanjutnya kegiatan bersama itu kami lakukan rutin, minimal seminggu sekali. Sesekali di rumah kakak ipar sebagai variasi. Dua keluarga tampak rukun, meski diam-diam saya menyimpan suatu keinginan lain.
Saat anak-anak liburan sekolah saya mengusulkan wisata bersama ke daerah pegunungan. Istri saya, kakak ipar dan suaminya setuju. Tak lupa saya membawa beberapa VCD porno baru pinjaman teman serta playernya. Setelah seharian bermain kesana-kemari anak-anak kelelahan sehingga mereka cepat tertidur. Apalagi udaranya dingin. Sedangkan kami orang tua menghabiskan malam untuk mengobrol tentang banyak hal. ''Eh ... dingin-dingin begini enaknya nonton lagi yuk,'' kata saya. ''Nonton apa ?'' tanya suami kakak ipar. ''Biasa. VCD gituan. Kebetulan saya punya beberapa VCD baru.'' Mereka setuju. Kemudian kami berkumpul di kamar saya, sedangkan anak-anak ditidurkan di kamar kakak ipar yang bersebelahan. Jadilah di tengah udara dingin kami memanaskan diri dengan melihat adegan-adegan persetubuhan yang panas beserta segala variasinya. Sampai pada keping ketiga tampak kakak ipar sudah tak tahan lagi. Dia merapat ke suaminya, berciuman. Istri saya terpengaruh. Wanita itu mulai meraba-raba selangkangan saya. Senjata kebanggaan saya sudah mengeras. ''Ayo kita pindah ....'' bisik istri saya. ''Husss .. pindah kemana. Di sebelah ada anak-anak. Di sini saja.'' Akhirnya kami bergulat di sofa. Tak risih meski di tempat tidur tidak jauh dari kami kakak ipar dan suaminya juga melakukan hal serupa. Bahkan mereka tampak sangat bergairah. Pakaian kakak ipar sudah tak karuan lagi. Saya bisa melirik paha dan perutnya putih mulus. Mereka berpagutan dengan ganas sehingga sprei tempat tidur juga awut-awutan. Istri saya duduk mengangkangkan paha. Saya tahu, ia minta dioral.
Mulut dan lidah saya pun mulai mempermainkan perangkat kelaminnya tanpa melepas celana dalam. ''Ohhhh ... terus .. enakkkkkk, Mas ....'' lenguh istri saya merasa sangat nikmat. Sementara itu ekor mata saya melirik aksi kakak ipar dan suaminya yang berkebalikan dengan saya dan istri. Kakak ipar tampak amat bergairah mengaraoke penis suaminya. Saya pun melanjutkan menggarap vagina dan wilayah sekitarnya milik istri saya. Lidah saya makin dalam mempermainkan lubang, mengisap-isap, dan sesekali menggigit klitoris. ''Ooh ... ahhhhh .... ahhhh ........'' istri saya mengerang keras tanpa merasa malu meski di dekatnya ada kakak kandungnya yang juga sedang bergulat dengan suaminya. Satu demi satu saya lepas pakaiannya yang menghalangi. Pertama celana dalamnya, lalu rok bawahnya. Lenguhan istri saya bersahut-sahutan dengan erangan suami kakak ipar. Beberapa saat kemudian posisi berubah. Istri saya gantian mengulum penis saya, sedangkan suami kakak ipar mulai menggarap kelamin istrinya. Erangan saya pun berlomba dengan erangan kakak ipar. Setengah jam kemudian saya mulai menusuk istri saya. Tak lama disusul suami kakak ipar yang melakukan hal serupa terhadap istrinya. Lenguhan dua perempuan kakak beradik yang dilanda kenikmatan terdengar bergantian. ''Mas, batangmu enakkk sekali ....''' bisik istri saya. ''Lubangmu juga enak,'' jawabku. Sembari menaikturunkan pinggul tanganku meremas-remas payudara istri saya yang meski tidak terlalu besar tetapi padat dan tampak merangsang. Setelah beberapa saat bertahan dalam posisi konvensional, lalu saya memutar tubuh istri saya dan menyetubuhi dari belakang. Saya melirik ke tempat tidur. Posisi kakak ipar berada di atas suaminya. Teriakan dan gerakan naik turunnya sangat merangsang saya untuk merasakan betapa enaknya menyetubuhi kakak ipar. Namun saya harus menunggu saat yang tepat.
Kira-kira ketika istri saya, kakak ipar dan suaminya sudah berada di dekat puncak kenikmatannya, sehingga kesadarannya agak berkurang. Sambil menggenjot istri saya dari belakang saya terus melirik mereka berdua. Entah sudah berapa kali istri saya mencapai puncaknya, saya sudah tak begitu memperhatikan lagi. ''Ayo kita ke tempat tidur,'' bisik saya pada istri saya. ''Kan dipakai .... '' Saya segera menggendong tubuhnya, lalu menelentangkan di tempat tidur di samping kakaknya yang sedang digarap suaminya. Mula-mula keduanya agak kaget atas kehadiran kami. Tetapi kemudian kami mulai asyik dengan pasangan masing-masing. Tak perduli dan tak malu. Malah suara-suara erotis di sebelah kami makin meningkatkan gairah seksual. Di tengah-tengah nafsu yang menggelora saya menggamit suami kakak ipar saya. Dia menoleh sambil menyeringai menahan nikmat. ''Ssst ... kita tukar ....'' ''Hhhh .... '' dia terbengong tak paham. Lalu saya mengambil keputusan. Penis saya cabut dari vagina istri saya, kemudian bergeser mendekati kakak ipar saya yang masih merem-melek menikmati tusukan suaminya. ''Mas sama istri saya, saya gantian dengan Mbak ...,'' kata saya. Tanpa memedulikan kebengongannya saya langsung memeluk tibuh mulus kakak ipar yang sudah sekian lama saya rindukan. Saya ciumi lehernya, pipinya, bibirnya, dan saya kulum puting susunya yang mengeras. Mula-mula kakak ipar saya kaget dan hendak memberontak. Tapi mulutnya segera saya tutup dengan bibir saya. Kemudian penis saya masukkan pelan-pelan ke vaginanya yang telah basah kuyup.
Setelah itu saya melakukan gerakan memompa naik-turun sambil sesekali memutar. Ternyata vaginanya masih sangat enak. Untuk menambah gairah kedua payudaranya saya remas dan sesekali saya gigit putingnya. ''Ohhh .... ahhhh ..... hhhhh ... shhhh ....,'' suaranya mulai tak karuan menahan gempuran hebat saya. Di samping saya, suami kakak ipar saya tampaknya juga tak mau kehilangan waktu percuma. Dia pun menyetubuhi istri saya dengan penuh semangat. Tak ada keraguan lagi. Yang ada hanya bagaimana menuntaskan nafsu yang sudah memuncak di ubun-ubun. Saya merasakan kenikmatan yang luar biasa. Impian menggauli kakak ipar kesampaian sudah. Hampir satu jam kami bertempur dengan berbagai gaya. Mulai konvensional, miring, hingga menungging. Suami kakak ipar saya lebih dulu menyelesaikan permainannya. Beberapa menit kemudian saya menyusul dengan menyemprotkan begitu banyak sperma ke dalam vagina kakak ipar saya. Rasanya belum pernah saya mengeluarkan begitu banyak sperma sebagaimana malam itu. Kakak ipar pun tampak melenguh puas. Vaginanya menjempit penis saya cukup lama. Setelah peristiwa malam itu, kami menjadi terbiasa mengadakan hubungan seks bersama-sama dan bisa ditebak akhirnya kami bergantian pasangan secara sukarela. Tak ada paksaan sama sekali.

Lem Ban Piet
23-03-2008, 06:08 AM
Salut deh, semangat terus .........

xxxmaniacs
23-03-2008, 08:06 AM
asli T O P.....................
salut banget dah...........
lanjut broo...................thanks ceritanya broo...........

billy
24-04-2008, 02:10 PM
Mantap bos, kalau sy suka ngebayangin 3 some sm adik ipar sy, blm tau bs kesampaian nga.

dodolsby
12-06-2008, 06:20 PM
asyik bro....

malingsubuh
19-06-2008, 10:31 AM
kayaknya asik berswingria, boleh dong kenal kita mau coba, maklum pemula, tp penjajakan dulu hub pandu169@yahoo.co.uk, ditunggu.

jeruq05
16-07-2008, 04:37 PM
bingung nih antara percaya sama nggak, abis sama aja.... mupengz...

lendir_wangi
17-07-2008, 11:42 AM
Iya nih... dari cerita seru.. udah pernah baca :-??

cplswing
17-07-2008, 12:35 PM
munateep bro...

deniano0876
11-02-2009, 10:59 AM
aku dah pernah baca dech kayaknya bro......dari cerita seru ya..

yojojoyo
15-02-2009, 03:56 PM
gw jg sering ngebayangin cuman belom kesampean aje neh..., ipar gw ada yang masih perawan.... bisa gak ye.....

TTiga
16-02-2009, 02:18 PM
Hebat tenan ceritanya. Natural.

matdefakka
17-02-2009, 09:40 AM
EDAAAAANNNN sekaligus luar biasa, luar biasa.......

Sirecta
18-02-2009, 05:31 PM
Copas ya???,sama persis dg CERITA DI TETANGGA INI (http://*******.us/cerita-dewasa/pengalaman-swinger-dengan-kakak-ipar/)

senengituan
18-02-2009, 05:50 PM
gila..... ini adalah salah satu fantasy sex gw.... mantap bro
gw sambil baca sambil pegang batang sambil bayangin kakak ipar ama istri Palembang_@ hehehehe... yahh walaupun ga terbayangkan wajah na tp cukup lahh untuk membahagiakan si kecil gw... PEace bro

Peace
Peace

thanks..

firnawan
20-02-2009, 10:06 AM
Copas ya???,sama persis dg CERITA DI TETANGGA INI (http://*******.us/cerita-dewasa/pengalaman-swinger-dengan-kakak-ipar/)


Bro...liat tanggalnya dong...tetangga tuh tanggal 8 Juni 2008, Kalau yang ini doski masukin tanggal 13 Februari 2008...jadi mana yang COPAS??

gue juga gak tau ini udah pernah atau belum, tapi kalau mau bandingin biasanya gue cek dulu tgl inputnya untuk pastiin mana yang duluan...ok bro??

Peacee!!!